Just Married

10411981_10153052818078213_351834791274689091_n

Today is Our Big Day. Hari yang sejak kecil aku impikan, terjadi di tahun 2015 ini. Not so perfect like I want, but I am with the people who really loved me, so everything was perfect. Happy to be with you, Love.

Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Mohon maaf atas segala kekurangan pada acara kami. Makasi semua yang sudah hadir menyemarakan dan memberikan doa restunya kepada kami. Aamiin untuk semua doa2nya, semoga diijabah oleh Allah SWT

Date : Sunday – March 08, 2015 | Place : Gedung Yos Sudarso Komp.TNI AL Seskoal | Time : Akad 08.00 AM, Party 11.00 AM | Catering & Dekorasi : Narrisa Catering | Make Up & Busana : Sanggar Reksy | Photographer : Raka 55

 

Advertisements

Shot!

My Prewed_Page_1Being a princess is my obsession since childhood.

I met someone who was not rich. But he is very good, humble, diligent, humorous and has a lot of love for me. He makes me feel like a princess.

So, we went to our royal palace and danced together. Forever, ever after. I wish

 

My Prewed_Page_2When you can be yourself and craze with him, marry him!

Hari Suci Lebaran

Alhamdulillah tiba saatnya Hari Suci Lebaran yang dinanti-nanti, tahun ini hari pertama jatuh pada hari Senin, 28 July 2014. Malam sebelum hari lebaran, langit dipenuhi dua buah suara, yaitu petasan dan gema takbir yang bersahut-sahutan. Indah sekali suaranya, mendamaikan hati.

2014-07-28-13-54-40_deco

2014-07-28-22-35-01_deco

IMG_20140728_193650

IMG_20140728_224533

mtf_LJNsc_3111

Hari Pertama. Seperti tahun-tahun sebelumnya, keluarga besar Yusuf berkumpul di rumah Nenekku satu-satunya. Rumahnya hanya 5 menit jalan kaki dari rumahku. Kami saling bersalam-salaman, makan ketupat dan bersenda gurau seharian.

Anak kandung Nenek Soleha ada 8 orang, lalu nenek memiliki 8 orang menantu, 22 orang cucu, 4 orang cucu menantu dan 5 orang cicit. Mamaku anak ke-4. Aku sendiri anak ke-2 dari 4 bersaudara. Semuanya cantik-cantik. Satu kebiasaan kami ber-4 sebelum lebaran adalah shopping bareng dan membawakan oleh-oleh untuk ayah mama di rumah. Tema kami ber-4 tahun ini adalah memakai long dress.

Tahun ini, ada yang lain. Siang menjelang sore cami-ku datang sambil membawa 2 kotak coklat delfi. Dirinya memakai baju koko putih sederhana. Semua keluargaku sudah pernah mengenalnya, jadi tidak perlu bersusah payah mengenalkannya lagi. Bahkan hari itu dirinya “dikerjai” dengan keanehan sepupu-sepupuku dan dirinya dinyatakan lulus untuk menjadi bagian keluarga Yusuf hahahaha jangan kapok yah bebzz :p

Lalu karena tidak akan kemana-mana lagi, akhirnya aku ikut cami-ku pulang ke rumahnya. Gantian lebaranan ke keluarganya. Hanya berbincang sampai magrib (termasuk makan ketupat lagi), lalu cami mengantarkanku pulang.

Hari Kedua. Lebaran hari kedua kami keluarga besar Yusuf dan keluarga besar lainnya berkumpul jadi satu di rumah tante Tika di daerah Ciputat, Bintaro. Rumahnya tidak terlalu besar namun cukuplah buat kami tersebar dari halaman belakang sampai jalanan depan rumah. Kan yang penting kebersamaannya hihihi. Tema baju keluarga Yusuf tahun ini hanya untuk perempuan saja, yaitu pakai baju seragaman saat nikahan salah satu sepupu Oktober tahun lalu. Beda warna tapi sama modelnya.

2014-07-29-15-03-03_deco

mtf_LJNsc_3122

Dulu sebelum diadakannya “Arisan” atau “Asinan”, kami antar sepupu tidak saling mengenal. Kenal, tapi tak sayang. Kalau kami sedang dikumpulkan yang ada suasana menjadi sangat kaku dan aneh. Hanya diam-diaman saja satu sama lain. Kalaupun ada yang ngobrol, hanya antar saudara kandung saja hahahaha.

Aku sangat bersyukur karena dilahirkan dalam keluarga besar, islam dan penuh kasih sayang seperti ini. Walaupun keluarga kami sangat sederhana, tapi kebersamaan kami tidak dapat digantikan oleh apapun.

Nenek adalah kunci utamanya. Nenek adalah pusat keluarga kami. Nenekku usianya sudah 86 tahun, tapi beliau masih segar bugar. Masih dapat berjalan dengan gagahnya. Walaupun menjelang usianya yg ke 87 Oktober ini, kepikunan mulai menggerogoti pikirannya. Nenek ingat hal-hal yang terjadi di masa lalu, tapi susah merekam apa yang terjadi di masa sekarang. Ya Allah jagalah kesehatan nenekku, berikanlah beliau cukup umur agar bisa melihat cucu-cucunya menikah. AAMIIN.

Bagaimanapun keluarga kalian, jaga dan syukuri yah! Salam cinta.

2014-07-29-15-38-22_deco

Percayakah kalian dengan takdir Tuhan?

Percayakah kalian dengan takdir Tuhan? Kalau aku sejak dulu selalu percaya semua keputusan-Nya. Tapi ada satu hal yang membuatku terharu dan semakin kagum kepada-Nya.

Sejak kecil, aku merasa pertumbuhanku lebih lambat jika dibandingkan teman-temanku. Mulai dari postur tubuh, pengetahuan tentang kecantikan, cinta sampai kedewasaan menghadapi kehidupan. Aku termasuk anak yang punya banyak keinginan, banyak sekali. Dan jika tidak terpenuhi, aku akan sangat kecewa.

Tahun 2009, aku jatuh cinta pada seseorang yang pada saat itu aku yakin akan menikah dengannya suatu hari nanti. Selama dua tahun bersamanya, kami hampir tidak pernah bertengkar. Aku merasa jadi wanita paling bahagia di dunia saat bersamanya. Sampai tiba saatnya gejolak kelabilanku muncul ke permukaan hati. Dia tidak begini. Kenapa dia begitu. Aku mau yang begini dan begitu. Rasa tidak puasku membuatku berkata kepadanya “Aku mau udahan aja”.

Aku tahu, saat itu aku membuatnya bingung. Aku membuatnya sangat terluka. Namun keegoisanku membuatku “tidak perduli” terhadap perasaannya. Aku pergi dan tidak menengok ke belakang lagi. Sekali pun.

Setelah tanpanya, aku mendapatkan berbagai macam cobaan yang membuatku sangat terluka. Mungkin bisa dibilang ini yang namanya “karma”, aku lebih suka menyebutnya “hukum sebab akibat” yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya sebagai pembelajaran untuk tidak menyakiti sesama makhluk ciptaan-Nya. Dan itu membuatku berpikir dan lebih dewasa dari sebelumnya.

Akhir 2013, dia kembali. Dengan berbagai petualangan yang kami alami saat tidak bersama, membangun diri kami masing-masing menjadi seseorang yang berbeda dari dua setengah tahun yang lalu. Hanya satu yang tidak berubah, yaitu cintanya kepadaku.

Entah dia seorang manusia atau malaikat yang Tuhan ciptakan untukku. Dia terluka sangat dalam, tapi dengan senyuman dia berkata “Cuma kamu yang bisa menyakiti aku seperti ini. Dan cuma kamu pula yang bisa menyembuhkannya dengan senyuman kamu itu yang dulu buatku sudah hilang.”

Sejujurnya, aku sudah tidak tahu lagi harus berkata apa. Pernahkan kalian dicintai sampai sebegitu hebatnya oleh seorang laki-laki? Aku rasa memang dia jodohku. Tuhan, jika dia memang jodohku, lancarkanlah niatnya untuk melamarku tahun ini. Aku akan menunggunya seperti dirinya menungguku. Dan kali ini, aku tidak akan lari lagi.

Jar of Hearts – Maddi Jane

 

I know I can’t take one more step towards you
‘Cause all that’s waiting is regret
And don’t you know I’m not your ghost anymore
You lost the love I loved the most
I learned to live, half-alive
And now you want me one more time

[Chorus:]
Who do you think you are?
Runnin’ round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don’t come back for me
Who do you think you are?

I hear you’re asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms

I learned to live,half-alive
And now you want me one more time

Who do you think you are?
Runnin’ round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don’t come back for me
Don’t come back at all

Dear it took so long
Just to feel alright
Remember how you put back the lights in my eyes
I wished that I had missed the first time that we kissed
‘Cause you broke all your promises
And now you’re back
You don’t get to get me back…

[Chorus:]
Who do you think you are?
Runnin’ round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don’t come back for me
Don’t come back at all

And who do you think you are?
Runnin’ round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don’t come back for me
Don’t come back at all
Don’t come back at all…
Who do you think you are?

I Wonder If You’re Hurt Like Me

 

Haru jongil ni saenggakman hada ga
Han ga dak nunmuri, meotdaero jureureuk heureunda
Georeum georeum ni moseubi bal byeoseo
Ireul hada gado, nado moreuge tto heureunda

(ohh oh oh oh ohh) noraereul bulleo do
(ohh oh oh oh ohh) georireul georeo do
(ohh oh oh oh ohh) ontong ni saenggak ppun inde

Neodo, na cheoreom ireohke apeunji
Neodo, na cheoreom nunmul na neunji
Neodo, haru jongil ireohke
Chueoke saneunji, oh kkok na cheoreom

Eokjirado useul il cham manheunde
Taeyeob inhyeong cheoreom, ju eojin il cheoreom utneun da

(ohh oh oh oh ohh) tv reul boa do
(ohh oh oh oh ohh) chingureul ana do
(ohh oh oh oh ohh) ontong ni saenggak ppun inde

Neodo, na cheoreom ireohke apeunji
Neodo, na cheoreom nunmul na neunji
Neodo, haru jongil ireohke
Chueoke saneunji, oh kkok na cheoreom

Mae ireul useu nikka
Utneun moseub man boyeo ju nikka naega, haengbok han julman ana bwa
Eotteohke useo naega, eotteohke useo, niga eobt neunde
Useo do useo do, nunmuri tto heulleo

Neodo, na cheoreom ireohke apeunji
Neodo, na cheoreom nunmul na neunji
Neodo, haru jongil ireohke
Chueoke saneunji, oh kkok na cheoreom

English Version :

As i think only of you all day
A single stream of tear flows on its own

Step by step, i see you
So even as i work, tears flow without me knowing

Even when i sing
Even when i walk the streets
I’m filled with thoughts of you

I wonder if you hurt like me
I wonder if you cry like me
I wonder if you live all day in memories like me

There are many things to laugh about forcibly
Like a wind-up doll, like it’s my job, i laugh

Even when i watch tv
Even when i meet my friends
I’m filled with thoughts of you

I wonder if you hurt like me
I wonder if you cry like me
I wonder if you live all day in memories like me

Because i smile every day
Because i show my smiles,
They think i am happy
But how can i smile, how can i smile without you
I smile and i smile but tears flow again

Mei..

Mei.. Jadi teringat sepenggal kisah kecil.. Saat itu langit sudah gelap, jadwal kuliah sangat padat. Kulihat jam tanganku sekilas, 21:00.  Kurapihkan  mapku yang berisi kertas-kertas lab, kulihat tangannya yang besar sudah menenteng tasku yang cukup berat hari itu. “Ayo buruan” dan aq berlari kecil ke arahnya. Biasanya dia mengantarku untuk beli makanan dan langsung pulang karna hari sudah cukup malam. Tapi hari itu, dia berkata “Mau makan dimana? Aku temenin ya..” dan aq langsung meloncat kegirangan. Malam itu kita bicara seolah tidak ada hari esok, sampai aq melirik jam tanganku dan sedikit terlonjak, 22:30. “Eh kosanku tutup jam 11 tau!” dan kita pun segera buru – buru pulang ke kosanku. Sebelum dia pulang, dia menggenggam tanganku erat sekali dan berkata, “Aku sayang banget sm km”. Aq tersenyum, ini sudah ke lima kalinya dia berkata seperti itu hari ini. “Duuh km tuh lg knp sii.. Lagii kangeen yaaa..” tatapan jailku membuatnya tertawa kecil, “Aku selalu kangen sm km,” dan saat itu tatapannya sangat dalam menusuk jantungku. “Iyaa aq jg sayang banget sm km, sayank.. Sana pulang, itu tu ibu2 kosannya udah melotot” dan dia celingak – celinguk mencari si ibu2 kos. Tangannya mencubit pipiku, “Km tuh mana ibu2 kosannya? Ngarang”, dan kita pun tertawa bersama.. “Ya udah sana pulang, aq mau liat km smp belokan sana,” kataku akhirnya. Dia langsung membelai kepalaku dan memakai jaket dan helmnya.. “Ya udah sana masuk.. Hari ini aq mau liat km masuk ke dalem.” Aq sedikit manyun, “Loh biasanya jg aq yang liatin punggung km”. “Gak, hari ini giliran aq..” dan akhirnya aq tersenyum dan melambaikan tanganku padanya, “Km hati2 yah, jgn lupa sms aq klo udah smp rumah”, dia mengangguk.. Saat itu.. Aq sama sekali tidak tahu.. Bahwa detik itu adalah terakhir kalinya aq bisa melihatnya..

Karena terlalu lelah, aq tidak menunggunya sampai rumah.. Mataku langsung terlelap begitu menyentuh bantal. Besok paginya, aq terbangun karena suara alarm yang sudah kupasang semalam. Ku picingkan mata tidurku ke layar HPku, tidak ada sms darinya.. Saat itu aq berpikir, mungkin dia sama lelahnya denganku sampai lupa sms. Dan segeralah aq siap2 kuliah hari itu.. Biasanya dia selalu menjemputku dan meneleponku 1 jam sblumnya untuk bilang dia berangkat. Tapi sama sekali tak ada kabar darinya. Langsung saja ku tlp dia dan ternyata HPnya tidak aktif. Aq menyiapkan file-ku sambil berpikir baterenya lowbat dan masih tidur sangking capeknya. Dan aq pun berangkat sendiri naik angkot, berniat mencubitnya keras – keras begitu ketemu nanti di kampus. Saat aq melangkahkan kakiku masuk ke dlm kelas, semua teman2 menatapku. Beberapa temen dekatku langsung memelukku erat – erat. “Apa si? Kenapa kok meluk-meluk gini deh?” Perasaanku mulai tidak enak. Dan salah satunya berkata, “Raikal..” Aq pun langsung berkata, “Iya aq ga bareng dia, HPnya ga aktif mungkin msh tdr. Soalnya kmrn pulang hampir jam 11”, kurasakan genggaman temanku itu semakin erat, “Tadi pagi kebetulan Andri ke rumah dia mau berangkat bareng, dan disana rame banget.. Raikal kecelakaan semalem di jembatan cawang, ada mobil ugal-ugalan yang hampir nabrak dia. Lo tau Raikal gimana, dia langsung banting stir tapi dia malah ketabrak mobil yang lain sampai jatoh ke bawah jembatan.. Raikal udah ga ada..”  Saat itu.. Kata2nya tak benar2 kudengar lagi sejak kata2 “Raikal kecelakaan semalem”. Gak mungkin.. Gak ini pasti mimpi.. Mimpi buruk dan aq harus cepet2 bangun.. Seharusnya kemarin dia ga usah temenin aq makan, mungkin dia ga bakal ketemu sama mobil ugal2an itu.. Seharusnya aq tetap melihat punggungnya sampai dia hilang di belokan.. Seharusnya semalem aq tungguin dia sms dulu baru tidur.. Seharusnya.. Seharusnya..

Kamu.. Yang di sana.. Apa kabar? Setiap bulan Mei.. Aq kangen..