Hari Suci Lebaran

Alhamdulillah tiba saatnya Hari Suci Lebaran yang dinanti-nanti, tahun ini hari pertama jatuh pada hari Senin, 28 July 2014. Malam sebelum hari lebaran, langit dipenuhi dua buah suara, yaitu petasan dan gema takbir yang bersahut-sahutan. Indah sekali suaranya, mendamaikan hati.

2014-07-28-13-54-40_deco

2014-07-28-22-35-01_deco

IMG_20140728_193650

IMG_20140728_224533

mtf_LJNsc_3111

Hari Pertama. Seperti tahun-tahun sebelumnya, keluarga besar Yusuf berkumpul di rumah Nenekku satu-satunya. Rumahnya hanya 5 menit jalan kaki dari rumahku. Kami saling bersalam-salaman, makan ketupat dan bersenda gurau seharian.

Anak kandung Nenek Soleha ada 8 orang, lalu nenek memiliki 8 orang menantu, 22 orang cucu, 4 orang cucu menantu dan 5 orang cicit. Mamaku anak ke-4. Aku sendiri anak ke-2 dari 4 bersaudara. Semuanya cantik-cantik. Satu kebiasaan kami ber-4 sebelum lebaran adalah shopping bareng dan membawakan oleh-oleh untuk ayah mama di rumah. Tema kami ber-4 tahun ini adalah memakai long dress.

Tahun ini, ada yang lain. Siang menjelang sore cami-ku datang sambil membawa 2 kotak coklat delfi. Dirinya memakai baju koko putih sederhana. Semua keluargaku sudah pernah mengenalnya, jadi tidak perlu bersusah payah mengenalkannya lagi. Bahkan hari itu dirinya “dikerjai” dengan keanehan sepupu-sepupuku dan dirinya dinyatakan lulus untuk menjadi bagian keluarga Yusuf hahahaha jangan kapok yah bebzz :p

Lalu karena tidak akan kemana-mana lagi, akhirnya aku ikut cami-ku pulang ke rumahnya. Gantian lebaranan ke keluarganya. Hanya berbincang sampai magrib (termasuk makan ketupat lagi), lalu cami mengantarkanku pulang.

Hari Kedua. Lebaran hari kedua kami keluarga besar Yusuf dan keluarga besar lainnya berkumpul jadi satu di rumah tante Tika di daerah Ciputat, Bintaro. Rumahnya tidak terlalu besar namun cukuplah buat kami tersebar dari halaman belakang sampai jalanan depan rumah. Kan yang penting kebersamaannya hihihi. Tema baju keluarga Yusuf tahun ini hanya untuk perempuan saja, yaitu pakai baju seragaman saat nikahan salah satu sepupu Oktober tahun lalu. Beda warna tapi sama modelnya.

2014-07-29-15-03-03_deco

mtf_LJNsc_3122

Dulu sebelum diadakannya “Arisan” atau “Asinan”, kami antar sepupu tidak saling mengenal. Kenal, tapi tak sayang. Kalau kami sedang dikumpulkan yang ada suasana menjadi sangat kaku dan aneh. Hanya diam-diaman saja satu sama lain. Kalaupun ada yang ngobrol, hanya antar saudara kandung saja hahahaha.

Aku sangat bersyukur karena dilahirkan dalam keluarga besar, islam dan penuh kasih sayang seperti ini. Walaupun keluarga kami sangat sederhana, tapi kebersamaan kami tidak dapat digantikan oleh apapun.

Nenek adalah kunci utamanya. Nenek adalah pusat keluarga kami. Nenekku usianya sudah 86 tahun, tapi beliau masih segar bugar. Masih dapat berjalan dengan gagahnya. Walaupun menjelang usianya yg ke 87 Oktober ini, kepikunan mulai menggerogoti pikirannya. Nenek ingat hal-hal yang terjadi di masa lalu, tapi susah merekam apa yang terjadi di masa sekarang. Ya Allah jagalah kesehatan nenekku, berikanlah beliau cukup umur agar bisa melihat cucu-cucunya menikah. AAMIIN.

Bagaimanapun keluarga kalian, jaga dan syukuri yah! Salam cinta.

2014-07-29-15-38-22_deco

Advertisements